
BATAM – Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Riau (BNNP Kepri) memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 3 kasus jaringan sindikat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Pemusnahan dilakukan pada Jumat (24/7/2026) di Kantor BNNP Kepri dan disaksikan Kejaksaan, Pengadilan, Bea Cukai serta unsur terkait lainnya.
Kabid Berantas BNNP Kepri Kombes Pol Nestor Manihuruk menjelaskan, untuk kasi ungkap 3. 3,4 Kg Sabu di Perairan Karimun adalah limpahan dari Bea Cukai Kanwil Kepri. Berdasarkan LKN/0013-NAR/VI/2026 tanggal 15 Juni 2026. Tersangka IW (23) dan AH (29) diamankan di Perairan Pulau Seleman, Tanjung Kilang, Durai, Kabupaten Karimun.
“Barang bukti 4 bungkus plastik berisi sabu berat awal 3.489,22 gram dan sebanyak 3.385,22 gram dimusnahkan,” katanya.
Selain itu juga diamankan 3 pcs catridge etomidate. Dimana berdasarkan hasil uji Labfor No. 2619/NNF/2026 tanggal 17 Juni 2026 positif mengandung Metamfetamina Golongan I dan Etomidate Golongan II.
Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35/2009 Jo Pasal 609 ayat 2 huruf a dan/atau huruf b UU No. 1/2023 jo UU No. 1/2026.
“Ancaman minimal 6 tahun sampai hukuman mati,” jelasnya.
Selain itu, BNNP Kepri juga memusnahkan narkotika Golongan II jenis Etomidate dalam catridge vape sebanyak 386 pcs. Jumlah awal 399 pcs. Sebanyak 8 pcs disisihkan untuk uji lab dan 5 pcs untuk persidangan.
Pemusnahan dilakukan berdasarkan 3 Laporan Kasus Narkotika dan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan dari Kejaksaan Negeri Batam dan Kejaksaan Negeri Karimun. Kasus pertama yakni 150 Catridge Etomidate di Batu Ampar
Berdasarkan LKN/0011-NAR/V/2026 tanggal 31 Mei 2026. Tersangka HS (34) diamankan di tepi jalan samping PT Global Cipta Marindo, Kel. Tanjung Sengkuang, Kec. Batu Ampar, Batam.
“Barang bukti 150 pcs catridge vape etomidate, sebanyak 148 pcs dimusnahkan,” jelasnya.
Hasil uji Labfor No. 2334/NNF/2026 tanggal 8 Juni 2026 positif mengandung Etomidate Golongan II sesuai Permenkes No. 15 Tahun 2025. Tersangka dijerat Pasal 119 ayat 2 UU No. 35/2009 dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf b UU No. 1/2023 jo UU No. 1/2026
“Ancaman hukumannya 5 sampai 15 tahun penjara,” ujarnya.
Juga ada tangkapan 246 Catridge Etomidate di Pollux Habibie. Berdasarkan LKN/0012-NAR/VI/2026 tanggal 8 Juni 2026. Tersangka MR (40), MZ (47) dan MRD (43) diamankan di Lobby Tower 2 Pollux Habibie, Jl. Jend. A. Yani, Taman Baloi, Batam Kota.
“Barang bukti 246 pcs catridge vape etomidate dan sebanyak 238 pcs dimusnahkan,” bebernya.
Hasil uji Labfor No. 2503/NNF/2026 tanggal 10 Juni 2026 positif Etomidate Golongan II.
Tersangka dijerat Pasal 119 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 UU No. 35/2009 dan/atau Pasal 609 ayat 2 huruf b UU No. 1/2023 jo UU No. 1/2026 dengan ancaman 5-15 tahun penjara.
Barang bukti sabu dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampur cairan khusus, sementara catridge etomidate dihancurkan.
“BNNP Kepri menegaskan akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika di Kepri dan mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui aktivitas peredaran gelap narkoba,” pungkasnya.
DIC
