
BATAM – Sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan seni dan pengembangan karakter kini hadir di Kota Batam melalui peresmian Inspira Music Academy yang berlokasi di Nicco Residence Townhouse Blok A3 No. 3A, Sadai, Kecamatan Bengkong. Akademi ini membawa angin segar bagi para orang tua yang ingin memaksimalkan potensi, bakat, serta rasa percaya diri buah hati mereka.
Berbeda dari tempat kursus konvensional, Inspira Music Academy mengusung filosofi besar dari sang Founder, Michelle, dengan misi membentuk generasi muda yang tidak hanya mahir bermusik tetapi juga berkarakter unggul, disiplin, berintegritas, dan mampu menjadi inspirator bagi lingkungan sekitar.
Komitmen akademi dalam mendidik para siswanya tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis semata. Lebih dari itu, proses pembelajaran dirancang secara komprehensif untuk membentuk kepribadian yang tangguh dan berfokus pada pembentukan karakter.
“Bukan hanya mengajari skill bermusik, tapi mengajari berdisiplin, mengajari integritas, mengajari mereka secara karakter juga,” ujar Founder Inspira Music Academy, Michelle, Minggu (26/7/2026).
Michelle juga menjelaskan selain penyediaan program non-musik di akademi ini. juga tersedia program public speaking dan konten kreator. Ia melihat bahwa program pengembangan diri seperti public speaking dan konten kreator di Batam biasanya hanya berbentuk seminar singkat yang kurang mendalam. Oleh karena itu, pihaknya menghadirkan kelas khusus agar anak-anak dapat berlatih secara konsisten dan terarah.
“Jadi kenapa kita membuat kelas Public Speaking dan Content? Karena saya melihat khususnya di Kota Batam, itu kebanyakan seminar bentuknya, atau workshop. Dan itu biasanya berjalan sekitaran 3 hari sampai 1 minggu. Jadi buat saya sendiri, saya merasa itu kurang cukup untuk seseorang yang mau belajar percaya diri di depan umum, di depan publik,” ujarnya.
Fleksibilitas Waktu Belajar untuk Siswa
Selain itu, terkait pengaturan waktu belajar bagi para siswa, Michelle memastikan bahwa pihak akademi selalu berupaya fleksibel dalam mengakomodasi jadwal sekolah anak-anak yang padat setiap harinya.
“Operasional kita jam 9. Ya, kalau untuk tutupnya sementara kita masih jam 7. Tapi jikalau ada murid yang mungkin pulangnya sore, ya mungkin mereka bisanya masuk jam 7, mungkin kita buka sampai jam 7.30 atau jam 8. Jadi kita berusaha menyesuaikan waktu murid, supaya mereka dapat untuk mengikuti kelas,” jelasnya.
Harapan dan Tujuan Utama Pendidikan
Ia juga menyapaikan harapan besarnya agar kehadiran lembaga ini mampu memberikan dampak positif yang luas bagi generasi muda ke depannya:
“Kami ingin anak-anak belajar menemukan jati diri mereka, percaya diri, dan tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat serta menginspirasi dunia,” ujarnya.
Kurikulum Mandiri dan Standar Pengajaran
Sementara itu, dari sisi operasional dan kurikulum pengajaran, Kepala Sekolah Inspira Music Academy, Steve menjelaskan bahwa lembaganya memiliki standar materi tersendiri yang dirancang secara mandiri untuk para siswa.
“Kita punya kurikulum sendiri. Kurikulum Inspira.” ujarnya.
Steve juga menegaskan kembali identitas kelembagaan mereka yang berfokus sebagai institusi penerbit resmi atau publisher. Peran ini memungkinkan pihak akademi untuk menerbitkan materi edukasi maupun merilis karya secara mandiri.
“Kita lebih ke publisher, lebih ke penerbit. Baik itu menerbitkan musik maupun buku-buku,” ujar Steve.
Tidak hanya berhenti pada tingkat lokal, Steve turut memaparkan visi jangka panjang lembaga agar dapat berkembang secara masif dan menjangkau wilayah yang lebih luas di masa mendatang.
“Kita berharap agar menjadi besar, supaya semakin bisa menjangkau anak-anak Batam ya. Mulai dari Batam, mungkin Provinsi Kepri, sampai nasional dan sampai internasional,” pungkasnya.
DIC
